Ribuan Warga Padati CFD Taman Merdeka Metro, Merah Putih Warnai Semarak Kemerdekaan


SEKELIK METRO – Taman Merdeka Kota Metro dipenuhi warga dengan balutan warna merah putih, Minggu (2/8/2026). Suasana tersebut terlihat dalam pelaksanaan Car Free Day (CFD) yang sekaligus menjadi bagian dari semarak menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Sejak pagi, ribuan warga berdatangan untuk berolahraga, mengikuti senam, hingga menikmati suasana akhir pekan bersama keluarga. Peserta CFD dari berbagai kalangan tampak mengenakan pakaian bernuansa merah putih.

Kegiatan yang digelar Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kota Metro itu juga diramaikan komunitas dan pelaku UMKM yang membuka lapak di sekitar kawasan Taman Merdeka.

Wali Kota Metro Bambang Iman Santoso mengatakan, penggunaan nuansa merah putih di awal Agustus diharapkan dapat membangkitkan semangat masyarakat dalam menyambut bulan kemerdekaan.

“Memasuki minggu pertama bulan Agustus, kita mulai membangun semangat kemerdekaan melalui nuansa merah putih. Semoga semangat keberanian dan kesucian terus menyala dalam diri masyarakat Kota Metro,” kata Bambang.

Bagi Bambang, CFD bukan sekadar tempat warga berolahraga. Ruang publik itu juga menjadi titik pertemuan masyarakat sekaligus kesempatan bagi pelaku UMKM untuk mendapatkan tambahan penghasilan.

Karena itu, ia mengajak warga yang datang tidak hanya berolahraga, tetapi juga membeli makanan dan produk yang dijual para pelaku UMKM.

“Jangan bawa sarapan dari rumah. Mari kita ramaikan UMKM yang berjualan di sini. Semoga dagangan mereka habis dan membawa keberkahan bagi keluarga mereka,” ujarnya.

Beragam kegiatan turut melengkapi CFD kali ini. Mulai dari puluhan stan UMKM, layanan kesehatan gratis, donor darah, hiburan, hingga pembagian doorprize dari sejumlah sponsor.

Rumah Sakit Mardi Waluyo Kota Metro juga memberikan hadiah utama berupa satu unit sepeda. Hadiah tersebut dimenangkan Komariah.

2.200 Mahasiswa Disebar di 22 Kelurahan

Di tengah kegiatan CFD, Bambang turut menyampaikan keberadaan lebih dari 2.200 mahasiswa yang sedang menjalani Kuliah Kerja Lapangan (KKL) dan Pengabdian kepada Masyarakat (PPM) di Kota Metro.

Para mahasiswa dari lima fakultas tersebut ditempatkan di 22 kelurahan untuk menjalankan berbagai kegiatan pengabdian.

Bambang berharap para mahasiswa dapat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menerapkan pengetahuan yang diperoleh selama kuliah sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Manfaatkan masa pengabdian ini untuk belajar langsung di tengah masyarakat. Jadikan ilmu yang dimiliki sebagai bentuk pengabdian yang bermanfaat dan bernilai amal jariyah,” tuturnya.

Dari CFD, Warga Diajak Peduli Sampah

Pesan lain yang disampaikan Bambang berkaitan dengan persoalan kebersihan. Di hadapan warga yang mengikuti CFD, ia mengajak masyarakat membangun kebiasaan tidak membuang sampah sembarangan.

Ia kemudian mengajak peserta mengucapkan komitmen bersama: “Saya malu membuang sampah sembarangan.”

Menurut Bambang, kalimat tersebut tidak boleh berhenti sebagai slogan. Kesadaran menjaga kebersihan harus diwujudkan melalui tindakan sederhana, mulai dari membuang sampah pada tempatnya hingga memungut sampah yang ditemukan di sekitar.

“Kalau setiap warga memiliki rasa malu membuang sampah sembarangan dan mau mengambil sampah yang ada di sekitarnya, saya yakin persoalan sampah di Kota Metro akan semakin mudah diatasi,” ujarnya.

Bambang juga meminta doa dan dukungan masyarakat agar Pemerintah Kota Metro tetap dapat memberikan pelayanan terbaik di tengah berbagai tantangan yang dihadapi, termasuk kondisi keuangan daerah.

“Kami akan terus berjuang memberikan yang terbaik untuk masyarakat. Harapan kami sederhana, menjadi pelayan masyarakat yang mampu menghadirkan Kota Metro yang semakin bersih, nyaman, maju, dan bahagia,” pungkasnya. (*)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama